Dengan Bangga Memperkenalkan Penulis “Bicaralah Perempuan!!!”

Bicaralah Perempuan adalah buku yang menyuarakan tentang berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Buku ini, meski banyak berbicara tentang luka, penghiatanan, dan air mata; namun tidak hendak mengajak anda berlarut-larut dalam duka. Sebaliknya, berharap ini akan menjadi halilintar yang membangunkan banyak orang dari mimpi panjang. Kekerasan terhadap perempuan begitu nyata, sangat dekat, dan menuntut partisipasi kita semua tanpa harus berfikir lambat.

Hebatnya, setiap bagian dalam buku ini membawa pesan tersendiri. Kendati kebanyakan dari mereka adalah penyangga keluarga dan tidak punya cadangan hidup, tetapi bagi mereka perjuangan martabat manusia sebagai perempuan harus lebih penting. Mereka tidak takut lapar, tidak takut dipecat, tidak takut miskin.

Perjuangan bukan saja untuk mereka, tetapi mereka ingin yang lain tidak mengalami hal serupa. Proses pembuktian yang tidak rasional dan tidak ramah korban, posisi yang dilemahkan dan akses jaringan vertikal yang tak berbanding dengan pelaku, stigmatisasi dan penyalahan korban; semua dilampaui sebagai perjuangan. Inilah bentuk nyata korban yang jadi pembela. Continue reading “Dengan Bangga Memperkenalkan Penulis “Bicaralah Perempuan!!!””

Memaknai Facebook

Facebook merupakan ”negara” yang paling demokratis. Siapapun boleh bergabung menjadi warganya, dari anak kecil hingga orang tua, anak jalanan hingga professor, pengangguran hingga komisaris perusahaan. Segala perbedaan, dihargai benar disini. Inilah kalimat yang paling saya ingat dalam buku Gara-gara Facebook terbitan leutika.

Di Facebook, kita tidak sekedar bergabung. Didalamnya, kita bahkan bebas bereskpresi macam-macam. Menuangkan gagasan-gagasan cemerlang, luapan kesedihan dan kekecewaan, curhat, ngerjain teman, dan main games. Pendek kata, facebook bisa menjadi media untuk menghibur diri, menghilangkan kejenuhan, bahkan juga menghabiskan waktu dengan sia-sia. Facebook telah menjadi ”candu”.

Sebagai seorang facebookers, buku ini tentu saja menarik. Menarik, karena ada kedekatan dengan aktivitas yang saya lakukan. Continue reading “Memaknai Facebook”

Negara Tanpa Jaminan Sosial

Siang itu, beberapa tahun yang lalu, di meja kerja Forum Solidaritas Buruh Serang (FSBS) tergeletak sebuah buku. Sampulnya unik, bergambar perempuan renta yang menadahkan tangan. Persis di hadapannya tertulis dengan warna merah: NEGARA TANPA JAMINAN SOSIAL (Tiga Pilar Jaminan Sosial di Australia dan Indonesia). Ya, itu adalah judul dari buku yang saat ini sedang kita bahas.

Seperti biasa, saya tidak ambil peduli bagaimana proses buku itu bisa sampai disini. Karena memang, bukan kali ini saja FSBS mendapat kiriman buku dari beberapa kawan. Selain menambah koleksi ‘perpustakaan mini’ yang kami miliki, tak jarang perjumpaan dengan pemikiran-pemikiran itu menginspirasi agenda perjuangan kami.

Buku yang diterbitkan pertamakali oleh TURC pada tahun 2008 ini berisi analisa dan penjelasan tentang perbandingan sistem jaminan sosial di Australia dan Indonesia, yang ditulis oleh Michael Raper. Dalam pengantarnya, Rita Olivia Tambunan, Sekretaris Eksekutif TURC saat itu, buku ini diharapkan dapat menggugah buruh dan serikat buruh untuk memulai berfikir dan bertindak untuk terlibat secara aktif dalam wacana kebijakan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Continue reading “Negara Tanpa Jaminan Sosial”

Ukhuwah ala Anazkia

Saat berkunjung ke http://anazkia.blogspot.com, saya tergelitik untuk mereview blog ini. Dengan tampilan warna yang cerah, blog milik anazkia ini terkesan ceria. Apalagi ditopang dengan title-nya yang gagah: Belajar dan Berukhuwah – Bacalah Dengan Nama Tuhan mu Yang Menciptakan.

Saya mengenal blog ini dari informasi kontes blog dengan tema ‘Berbagi Kisah Sejati’. Tema kontes itu menarik, setidaknya menurut saya. Dan itu yang membawa saya kesana. Oh ya, ini sekaligus menjadi informasi bagi teman-teman yang berminat untuk mengikuti kontes blog. Silahkan segera meluncur kesana, dan lihat sendiri syarat dan ketentuannya. Continue reading “Ukhuwah ala Anazkia”

Kota yang Dipenuhi Misteri

Judul Buku : City of Bones
Pengarang : Cassandra Clare
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Ufuk Publishing House
Waktu Terbit : Februari 2010

Apa yang ada dalam benak anda saat membayangkan berada di kota yang dipenuhi tulang belulang? Meyeramkan, penuh misteri, dan yang pasti, akan ada banyak kejutan. Persis, berbagai sensasi itulah yang ditawarkan Cassandra Clare dalam novelnya yang berjudul City of Bones.

Sepintas, City of Bones mengingatkan kita pada novel Hush Hush karya Becca Fitzpatrick. Sama-sama bercerita tentang manusia setengah malaikat, maksud saya. Hanya, memang, City of Bones lebih menantang. Berbagai petualangan dihadirkan, sehingga alur kisahnya sulit ditebak, hingga di halaman terakhir. Continue reading “Kota yang Dipenuhi Misteri”

Sedara Cinta, Bukan Sekedar Cerita Tentang Asmara

Judul : Sedara Cinta
Punulis : Hermes Dione
Editor : M. Solahudin
Penerbit : Leutika, Yogyakarta
Cetakan : I, Januari 2010
Tebal : x + 242 halaman
ISBN : 978-602-8597-21-0

Melihat judulnya, kita akan segera menyangka bahwa Sedara Cinta tidak jauh berbeda dengan novel-novel sejenisnya yang mengusung tema cinta. Namun, begitu kita mulai membaca, anggapan itu akan terbantahkan. Novel ini bukan kisah cinta biasa. Namun ditulis dengan sudut pandang yang berbeda, serta didukung dengan dialog yang mempesona, romantis, dan filosofis. Continue reading “Sedara Cinta, Bukan Sekedar Cerita Tentang Asmara”

Kisah Cinta Manusia Setengah Malaikat

Judul Buku : Hush, Hush
Penulis : Becca Fitzpatrick
Kategori : Novel
ISBN : 978-602-8224-65-9
Ukuran : 14×21 cm
Halaman : 488 halaman
Penerbit : Ufuk Press

Cinta, menjadi tema menarik yang tak akan pernah habis digali. Dikemas dalam lirik lagu, menjadi syair dalam puisi, cerpen, hingga novel, ia tetap memiliki kekuatannya sendiri. Memiliki pesona, tidak hanya untuk kawula muda, namun juga yang tua.

Itulah sebabnya, sebuah novel yang mengangkat kisah cinta, harus dipastikan memiliki keuanggulan dibandingkan dengan karya sejenisnya. Novel yang biasa-biasa saja, sudah pasti tidak akan bertahan lama. Bahkan dengan cepat akan dilupakan orang. Continue reading “Kisah Cinta Manusia Setengah Malaikat”