Sinopsis buku Senyum Bulan Desember (Buku kedua Dwilogi Bicaralah Perempuan)

Seyum Bulan Desember adalah mutiara kata tentang berbagai romantika kehidupan. Selalu, senyum memberi semangat baru. Ada optimisme disitu. Ada energi yang meletup, demi sebuah eksistensi dan membela untuk harga diri. Lantas kita akan bertanya, ada apa dengan senyum di bulan Desember? Karena pada bulan di penghujung tahun inilah, harapan baru disemaikan untuk tahun yang baru. Lebih dari itu, Desember adalah saat-saat diperingatinya Hari Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Perempuan, Hari HAM Internasional, dan juga, Hari Ibu yang fenomenal itu.

Itulah sebabnya, dalam album puisi ini terkandung semangat itu. Ditulis dengan sebuah kesadaran, juga ketegasan, untuk tidak mengingkari suara hati. “Sudah lama sekali aku tidak memiliki otonomi atas tubuhku!” Pekik Ana Westy, menjadi penanda bahwa buku ini memang sungguh-sungguh menentang tirani dan ketidakadilan.

Adalah Ana Westy, Chaerudin Saleh, dan Assyafa Jelata, penulis buku kumpulan puisi yang bertema tentang perempuan dan pekerja ini. Membaca karya mereka, kita seperti diajak berlayar ke lautan ilmu. Banyak pelajaran yang kita dapatkan. Kata-kata mereka tajam, kalimat-kalimatnya menggetarkan. Menggugah. Memberikan pencerahan. Ia menjadi lentera, bagi siapapun yang berminat untuk merenungi setiap makna dalam kalimatnya.

========================
Judul : Senyum Bulan Desember (Buku kedua Dwilogi Bicaralah Perempuan)
Penulis : Ana Westy, Chaerudin Saleh, Assyafa Jelata
Tebal : xii+92
Harga : Rp 26.000,-

Nb: buku ini sudah bisa dipesan sekarang via inbox Fb Leutika Prio dan atau e-mail: bicaralahperempuan @ yahoo.o.id dengan subjek : PESAN SBD. Ongkir 10rb untuk wilayah jawa, 15rb untuk wilayah Luar Jawa. Ongkir dihitung perbuku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *